HUT ke-81 Lombok Tengah, Capaian Pathul–Nursiah Jadi Sorotan Publik
LOMBOK TENGAH – Mata Publik – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kabupaten Lombok Tengah yang digelar di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah, Kamis (15/10/2026), berlangsung meriah, aman, dan kondusif. Di balik momentum bersejarah tersebut, rekam jejak kepemimpinan H. Lalu Pathul Bahri dan Dr. H. M. Nursiah turut menjadi sorotan, terutama terkait capaian pembangunan dan arah kemajuan daerah.
Dalam rangkaian peringatan tersebut, sejarah singkat kepemimpinan dan pembangunan Lombok Tengah dipaparkan di hadapan peserta apel. Pemaparan itu mendapat perhatian peserta yang menyimak perjalanan pembangunan daerah, mulai dari periode kepemimpinan 2021 hingga arah kebijakan pembangunan untuk periode 2025–2029.
Pada periode pertama kepemimpinan H. Lalu Pathul Bahri bersama Dr. H. M. Nursiah, pembangunan Lombok Tengah mengusung visi Beriman, Sejahtera, Bermutu, Maju, dan Berbudaya atau dikenal dengan slogan Bersatu Jaya. Visi tersebut menjadi landasan dalam mendorong pembangunan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pelayanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah pertumbuhan ekonomi Lombok Tengah yang pada 2025 tercatat mencapai 4,87 persen. Angka tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berada di angka 3,22 persen, sebagaimana tercantum dalam bahan paparan yang disampaikan.
Di sektor kesejahteraan sosial, angka kemiskinan Lombok Tengah juga menunjukkan penurunan, dari 14,44 persen pada 2020 menjadi 10,68 persen pada 2025. Penurunan tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam melihat perkembangan kondisi sosial ekonomi masyarakat selama beberapa tahun terakhir.
Sementara itu, dari aspek tata kelola keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah disebut berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 14 tahun berturut-turut, yakni pada periode 2012–2026. Capaian tersebut menjadi salah satu catatan dalam upaya menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Memasuki periode kepemimpinan 2025–2029, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melanjutkan pembangunan dengan mengusung visi Masmirah, yakni Mewujudkan Masyarakat Lombok Tengah yang Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Harmonis.
Visi tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan pembangunan, penguatan budaya, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, terdapat lima fokus utama pembangunan yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Kedua, mentransformasikan pelayanan publik agar semakin profesional, inklusif, dan berbasis teknologi. Ketiga, memperkuat perekonomian daerah melalui pengembangan ekonomi hijau, ekonomi biru, serta ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan mampu membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat.
Keempat, mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur guna memperkuat konektivitas dan mengurangi kesenjangan antarwilayah. Kelima, memperkuat nilai-nilai akhlakul karimah serta melestarikan budaya luhur sebagai fondasi identitas dan keharmonisan masyarakat Lombok Tengah.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menegaskan bahwa pembangunan tidak semata-mata diukur dari banyaknya infrastruktur fisik yang berhasil dibangun. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu menjaga ketahanan sosial dan budaya, memperkuat moderasi beragama, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih merata.
Dengan berbagai capaian pembangunan dan upaya pembenahan tata kelola pemerintahan, Lombok Tengah terus didorong untuk meningkatkan inovasi, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta memperluas kesempatan ekonomi bagi masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 ini pun menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan program-program yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Rekam jejak kepemimpinan Pathul–Nursiah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Lombok Tengah yang patut dievaluasi dan dijadikan bahan pembelajaran untuk melangkah ke depan.
Tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, pemerataan infrastruktur, dan peningkatan kualitas pelayanan publik terus berjalan secara konsisten.
Dirgahayu ke-81 Kabupaten Lombok Tengah. Semoga Gumi Tatas Tuhu Trasna semakin maju, mandiri, sejahtera, harmonis, serta tetap menjaga adat dan budaya sebagai jati diri masyarakat sasak
Diah/MP







