Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

HUT ke-81 Lombok Tengah, Kontes Sapi 2026 Rebutkan Piala Bupati, 83 Ekor Tampil di Barabali

Kartim
Minggu, 25 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-25T11:36:43Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


 HUT ke-81 Lombok Tengah, Kontes Sapi 2026 Rebutkan Piala Bupati, 83 Ekor Tampil di Barabali




LOMBOK TENGAH – Mata Publik.Net – Sebanyak 83 ekor sapi mengikuti Kontes Sapi Lombok 2026 untuk memperebutkan Piala Bupati Lombok Tengah yang digelar di Pasar Hewan Barabali, Kecamatan Batukliang, Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kabupaten Lombok Tengah.


Kontes tersebut tidak hanya menjadi ajang unjuk kualitas ternak, tetapi juga wadah apresiasi bagi para peternak sekaligus momentum mendorong peningkatan mutu dan daya saing sektor peternakan di Lombok Tengah.


Kegiatan ini dihadiri Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., Wakil Bupati Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.


Dalam sambutannya, Bupati H. Lalu Pathul Bahri menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperkuat pembinaan dan dukungan terhadap para peternak. Menurutnya, sektor peternakan memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu dikembangkan secara serius agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Bupati juga meminta OPD terkait memberikan perhatian terhadap pengembangan peternakan, termasuk melalui dukungan program dan penganggaran yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, generasi muda didorong untuk melihat sektor peternakan sebagai peluang usaha produktif yang menjanjikan.


Menurutnya, peternakan tidak seharusnya dipandang hanya sebagai pekerjaan turun-temurun. Dengan pengelolaan yang baik, peningkatan kualitas bibit, pola pemeliharaan yang tepat, serta pembinaan berkelanjutan, sektor ini dapat berkembang menjadi usaha yang bernilai ekonomi tinggi.


Melalui kontes tersebut, pemerintah daerah berharap para peternak semakin terpacu meningkatkan kualitas ternak sekaligus memperkuat profesionalisme dalam pengelolaan usaha peternakan.


Sapi Berbobot 1.088 Kilogram Raih Juara Kategori Ekstrem


Persaingan dalam Kontes Sapi Lombok 2026 berlangsung dalam lima kategori, yakni Ekstrem, POEL 1, Non POEL, Pedet Jantan, dan Pedet Betina.


Pada kategori Ekstrem, sapi milik Arip Purnama Aji dari Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, berhasil meraih juara pertama dengan bobot mencapai 1.088 kilogram. Capaian tersebut menempatkannya di posisi teratas dalam kategori yang mengedepankan bobot ternak tersebut.


Berdasarkan pengumuman pemenang Kontes Sapi Lombok 2026 Nomor 423/BA-KONTES/2026, berikut daftar juara pada masing-masing kategori.


1. Kategori Ekstrem


1. Juara I: Arip Purnama Aji — sapi nomor A003, Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, dengan bobot 1.088 kg.

2. Juara II: Ahmad Dimiati — sapi nomor A012, Sasake, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, dengan bobot 1.028 kg.

3. Juara III: Ahmad Dimiati — sapi nomor A014, Sasake, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, dengan bobot 1.025 kg.

4. Harapan I: Mulidin — sapi nomor A011, Sesait, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, dengan bobot 972 kg.

5. Harapan II: Saipul Azhar — sapi nomor A013, Janapria, Lombok Tengah, dengan bobot 936 kg.


2. Kategori POEL 1


1. Juara I: Ferdi — sapi nomor B010, Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, dengan nilai 98,00.

2. Juara II: Heriawan — sapi nomor B012, Pengejek, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, dengan nilai 97,00.

3. Juara III: H. Ahmad — sapi nomor B002, Suradadi, Kecamatan Terara, Lombok Timur, dengan nilai 96,00.

4. Harapan I: Jus Hariadi — sapi nomor B003, Gangga, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, dengan nilai 95,00.

5. Harapan II: Firman Firdaus — sapi nomor B005, Pengejek, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, dengan nilai 94,00.


3. Kategori Non POEL


1. Juara I: Zidan Saputra — sapi nomor C008, Perwangse, Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, dengan nilai 93,00.

2. Juara II: Padu KM9 — sapi nomor C011, Kerajak, Sasake, Kecamatan Praya Tengah, dengan nilai 92,67.

3. Juara III: Edil Irawan — sapi nomor C012, Darmaji, Kecamatan Kopang, dengan nilai 91,00.

4. Harapan I: M. Kautsar — sapi nomor C001, Reyan, Gerung S, Kecamatan Gerung, dengan nilai 90,33.

5. Harapan II: Awandi — sapi nomor C006, Endut, Jurit, Kecamatan Pringgasela, dengan nilai 89,67.


4. Kategori Pedet Jantan


1. Juara I: Herlan — sapi nomor D006, Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, dengan nilai 88,67.

2. Juara II: Nursalim — sapi nomor D008, Pengejek, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, dengan nilai 88,00.

3. Juara III: Didi Ismayadi — sapi nomor D007, Jonggat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, dengan nilai 87,67.


5. Kategori Pedet Betina


1. Juara I: H. Nursim — sapi nomor E008, Kerembong, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, dengan nilai 92,67.

2. Juara II: Padli — sapi nomor E005, Muncan, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, dengan nilai 90,67.

3. Juara III: Zulkarnain — sapi nomor E007, Darmaji, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, dengan nilai 90,00.


Perkuat Pembinaan dan Daya Saing Peternak


Kontes Sapi Lombok 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda perlombaan dalam rangka peringatan hari jadi daerah. Lebih dari itu, kegiatan ini perlu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat pembinaan peternak, meningkatkan kualitas ternak, serta mendorong pengembangan usaha peternakan yang produktif dan berdaya saing.


Dukungan pemerintah daerah melalui program pembinaan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas peternak menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Keterlibatan generasi muda juga diperlukan agar sektor peternakan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.


Dengan potensi sumber daya yang dimiliki, sektor peternakan diharapkan semakin berperan dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha di wilayah pedesaan.


Kontes Sapi Lombok 2026 pun menjadi pengingat bahwa kemajuan sektor peternakan membutuhkan sinergi antara pemerintah, peternak, dan masyarakat. Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan yang tepat sasaran, peternakan dapat menjadi salah satu sektor unggulan yang menopang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lombok Tengah.


MP/01

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan