Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Pilkades Jonggat 2026: Bersaing dalam Pilihan, Bersatu Menjaga Kerukunan

Kartim
Sabtu, 24 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-24T04:47:17Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


 Pilkades Jonggat 2026: Bersaing dalam Pilihan, Bersatu Menjaga Kerukunan



LOMBOK TENGAH – Mata Publik.Net – Komitmen menjaga persatuan dan menciptakan pemilihan yang aman menjadi pesan utama dalam Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kecamatan Jonggat. Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Camat Jonggat, Sabtu (17/10/2026), tersebut menjadi momentum bagi para calon kepala desa untuk menegaskan komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama tahapan pemilihan berlangsung.


Deklarasi tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), 

 Kabupaten Lombok Tengah, Kapolsek Jonggat, serta para calon kepala desa se-Kecamatan Jonggat.


Camat Jonggat, Hj. Lale Anys Fajriani, AP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran pimpinan daerah dan para calon kepala desa. Menurutnya, kebersamaan seluruh pihak dalam deklarasi ini menjadi bagian penting untuk membangun komitmen bersama demi terselenggaranya Pilkades yang aman, tertib, dan damai.


Ia menyebutkan, dari total 40 calon kepala desa di Kecamatan Jonggat, sebanyak 39 orang merupakan laki-laki dan satu orang perempuan. Namun, seorang calon kepala desa dari Desa Bonjeruk belum dapat menghadiri kegiatan tersebut karena masih menjalani perawatan di rumah sakit.


“Pada prinsipnya, seluruh calon kepala desa hadir dalam kegiatan ini. Namun, satu orang calon dari Desa Bonjeruk belum bisa mengikuti kegiatan karena masih dalam perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.


Pembacaan naskah Deklarasi Damai diwakili oleh calon kepala desa termuda dari Desa Labulia, Lalu Wira Darma Bakti. Ia didampingi calon kepala desa tertua, Maris dari Desa Bunkate, serta Nirwati dari Desa Perina yang merupakan satu-satunya calon perempuan di Kecamatan Jonggat.


Keterlibatan perwakilan calon dari kelompok usia dan latar belakang berbeda tersebut menjadi simbol bahwa kontestasi Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dijalani dengan menjunjung tinggi persatuan, saling menghormati, dan kedewasaan dalam berkompetisi.


Lebih dari sekadar agenda seremonial, deklarasi damai ini diharapkan menjadi komitmen nyata bagi seluruh calon kepala desa, tim pemenangan, dan simpatisan untuk menahan diri, menghindari provokasi, serta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan munculnya konflik di tengah masyarakat.


Sebab, keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh proses pemungutan dan penghitungan suara, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pihak menjaga keamanan, menghormati pilihan masyarakat, dan menerima hasil pemilihan sesuai ketentuan yang berlaku.


Pada akhirnya, persaingan dalam Pilkades merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, persatuan dan kerukunan masyarakat harus tetap menjadi kepentingan bersama yang tidak boleh dikorbankan demi kepentingan politik sesaat.


MP/01

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan