TANGERANG SELATAN – Semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman mewarnai kegiatan Semarak Hari Santri Jurtim Tangerang Selatan 2026 yang diselenggarakan di wilayah Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Lurah Jurang Mangu Timur, H. Ahmad Gozali, S.H.I., M.H., sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan nilai-nilai religius, pembinaan generasi muda, serta pelestarian tradisi keagamaan di tengah masyarakat.
Semarak Hari Santri Jurtim 2026 tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga momentum untuk menanamkan semangat perjuangan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial kepada generasi penerus bangsa.
Santri Berperan dalam Membangun Generasi Berkarakter
Dalam sambutan pembukaannya, Ahmad Gozali menekankan pentingnya menjadikan Hari Santri sebagai pengingat atas kontribusi besar para santri dan ulama dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan di lingkungan pesantren, seperti akhlak mulia, kejujuran, kedisiplinan, serta penghormatan terhadap sesama, perlu terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Semangat tersebut juga relevan dalam menghadapi tantangan zaman, terutama dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan tanggung jawab sosial.
“Semarak Hari Santri ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, membangun akhlak generasi muda, serta menumbuhkan semangat persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan,” demikian rumusan pesan yang selaras dengan tujuan kegiatan.
Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Kegiatan Semarak Hari Santri Jurtim Tangerang Selatan 2026 juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara pemerintah kelurahan, tokoh agama, kalangan pesantren, pemuda, dan masyarakat.
Sinergi berbagai unsur tersebut dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, religius, dan kondusif, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.
Melalui kegiatan ini, semangat Hari Santri diharapkan tidak berhenti pada perayaan tahunan, tetapi dapat diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, hingga memperkuat pendidikan karakter di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Semarak Hari Santri Jurtim Tangerang Selatan 2026 pun diharapkan menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun masa depan Indonesia yang berakhlak, berilmu, dan berkemajuan.
(Teti)








