Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Bendung Cipero Jebol Sejak Maret, Petani Tegal Utara-Timur Desak Perbaikan Permanen

Eka
Selasa, 29 September 2026
Last Updated 2026-09-28T23:35:15Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


Tegal, Matapublik.net  — Kerusakan Bendung Cipero yang berada di Desa Kedungjati, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat. 

Petani dan warga di Kecamatan Warureja serta Suradadi mendesak pemerintah segera melakukan penanganan permanen terhadap infrastruktur yang memiliki peran penting dalam pengendalian aliran sungai dan kebutuhan irigasi pertanian.

Bendung Cipero diketahui mengalami kerusakan setelah diterjang banjir luapan Sungai Rambut pada pertengahan Maret 2026. Namun hingga akhir September 2026, penanganan permanen terhadap kerusakan tersebut dinilai belum berjalan secara maksimal.

Kondisi ini dikhawatirkan dapat berdampak terhadap masyarakat, khususnya petani yang bergantung pada sistem irigasi dari kawasan tersebut. Selain persoalan ketersediaan air untuk pertanian, kerusakan bendung juga menjadi perhatian menjelang musim hujan.

Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Mutamakin, mengaku kerap menerima keluhan dari petani dan masyarakat yang terdampak. 

Legislator PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Warureja, Suradadi, dan Kramat itu meminta pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera memberikan perhatian terhadap kondisi Bendung Cipero.

Menurutnya, kerusakan tersebut perlu ditangani secara serius karena menyangkut kepentingan masyarakat dalam menghadapi dua kondisi berbeda, yakni potensi banjir saat musim hujan dan kebutuhan pasokan air irigasi ketika musim kemarau.

“Kalau tidak segera ditangani, kami khawatir saat musim hujan nanti dua kecamatan ini kembali terancam banjir. Air dari wilayah hulu atau gunung akan mengalir tanpa pengaturan karena kondisi bendung masih rusak,” ujar Mutamakin.

Ia berharap pemerintah tidak hanya melakukan penanganan sementara, tetapi segera merealisasikan perbaikan permanen dengan memperhatikan aspek teknis dan keselamatan infrastruktur.

Masyarakat pun berharap pemerintah pusat dan daerah dapat segera melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi Bendung Cipero mendapatkan solusi yang tepat. 

Penanganan dinilai penting agar fungsi pengendalian air dan irigasi pertanian dapat kembali berjalan secara optimal, sekaligus mengurangi kekhawatiran warga menghadapi perubahan musim.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan