Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Dari legalitas menuju pengabdian ,HKTI ASMAT ,siap bersinergi dengan pemerintah untuk berupaya sejahterakan petani ,nelayan ,dan peternak

Redaksi Mata Publik
Kamis, 29 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-29T16:48:18Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??



ASMAT, MATA PUBLIK — Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Asmat mulai mengambil langkah nyata untuk memperkuat eksistensi organisasi dengan mendaftarkan diri di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Asmat, Kamis (29/10/2026).
Pendaftaran ini menjadi langkah awal HKTI Kabupaten Asmat dalam membangun landasan legalitas organisasi (legal standing) sekaligus mempersiapkan diri untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya pada tiga sektor utama, yaitu pertanian, perikanan, dan peternakan.


Ketua DPC HKTI Kabupaten Asmat, Edward Pasauran, mengatakan bahwa pendaftaran organisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen HKTI untuk mulai berkarya dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama para petani, nelayan, dan peternak.
Menurutnya, legalitas organisasi merupakan salah satu tahapan penting agar HKTI dapat menjalankan fungsi dan program kerjanya secara lebih terarah serta membangun kemitraan dengan berbagai pihak.

“Pendaftaran di Kesbangpol ini merupakan langkah awal HKTI Kabupaten Asmat untuk berkarya dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Kami ingin agar kehadiran HKTI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama kelompok tani, kelompok nelayan, dan kelompok peternak,” ujar Edward Pasauran.

Ia menjelaskan, setelah proses pendaftaran organisasi, HKTI Kabupaten Asmat akan melanjutkan langkah dengan membangun koordinasi dan komunikasi bersama berbagai pihak, terutama pemerintah daerah dan instansi teknis terkait.

Koordinasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang kerja sama dalam menyusun dan melaksanakan program-program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam pengembangan usaha pertanian, perikanan, dan peternakan di Kabupaten Asmat.

Edward menegaskan bahwa HKTI tidak ingin sekadar hadir sebagai organisasi, tetapi juga berupaya menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kelembagaan kelompok tani, kelompok nelayan, dan kelompok peternak.

Menurutnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan kerja sama, pendampingan, serta program yang mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi para pelaku usaha di ketiga sektor tersebut.
“HKTI Kabupaten Asmat berkomitmen untuk berupaya semaksimal mungkin membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan peternak. Kami akan berusaha membangun kerja sama dengan berbagai pihak agar program-program yang dijalankan nantinya dapat menyentuh kebutuhan masyarakat, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun peternakan,” katanya.

Lebih lanjut, Edward menyampaikan bahwa salah satu fokus HKTI ke depan adalah mendorong penguatan kelompok-kelompok masyarakat agar memiliki kapasitas yang lebih baik dalam mengembangkan usaha produktif.

Upaya tersebut dapat dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, pendampingan kelompok, pengembangan potensi lokal, serta penjajakan kemitraan yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan.

Ia berharap, melalui kerja sama yang baik dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya, potensi pertanian, perikanan, dan peternakan di Kabupaten Asmat dapat dikembangkan secara optimal sesuai dengan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat.

Pengembangan ketiga sektor tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha, memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan sumber pendapatan yang lebih baik bagi keluarga petani, nelayan, dan peternak.

Edward juga menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak dapat dicapai oleh satu organisasi saja. Karena itu, HKTI Kabupaten Asmat berkomitmen membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi teknis, kelompok masyarakat, serta mitra potensial lainnya.

Menurutnya, sinergi tersebut penting agar program kerja yang direncanakan tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi dapat diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat dan mendukung program pembangunan daerah.

“Harapan kami, HKTI dapat menjadi wadah perjuangan dan penguatan bagi para petani, nelayan, dan peternak di Kabupaten Asmat. Kami siap bersinergi dengan pemerintah dan semua pihak untuk mendorong kemajuan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Edward Pasauran.
Pendaftaran organisasi di Kesbangpol menjadi salah satu tahapan awal bagi HKTI Kabupaten Asmat untuk mempersiapkan pelaksanaan agenda organisasi ke depan. Langkah selanjutnya akan diarahkan pada konsolidasi internal, penyusunan program kerja, serta pembangunan kemitraan yang produktif dan berkelanjutan.

Melalui komitmen tersebut, HKTI Kabupaten Asmat berharap dapat mengambil bagian dalam pembangunan daerah dengan mendorong kemajuan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari legalitas menuju pengabdian, HKTI Kabupaten Asmat berkomitmen membangun sinergi dan memperjuangkan kemajuan petani, nelayan, serta peternak demi masa depan masyarakat Asmat yang lebih sejahtera.
MATA PUBLIK
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan