Selasa, 27 Oktober 2026
PADANG LAWAS - Mata-Publik.net_
Komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Lawas untuk memastikan tidak ada satu pun warganya yang kesulitan berobat karena tidak punya biaya kembali dibuktikan dengan aksi nyata.
Orang nomor satu di birokrasi Pemkab Padang Lawas turun tangan langsung. Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP memimpin langsung Rapat Koordinasi Pemenuhan Treshold Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2027 bersama BPJS Kesehatan, di Ruang Rapat Sekretariat Kabupaten Padang Lawas, Selasa (27/10/2026).
Rapat koordinasi yang sangat penting dan strategis ini dilaksanakan menindaklanjuti Undangan Resmi dari BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan Nomor: 1874/I-10/1026 tanggal 22 Oktober 2026 perihal Undangan Rapat Koordinasi Pemenuhan Treshold UHC 2027, yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Cabang Syafrizal, S.E., Ak.
Rapat ini digelar dalam upaya menjaga keberlangsungan Cakupan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off Kabupaten Padang Lawas, sebuah predikat prestisius yang artinya seluruh warga Padang Lawas bisa berobat hanya dengan KTP dan aktif sebagai peserta JKN tanpa ada penundaan layanan.
Dalam arahannya yang tegas dan penuh kepedulian, Sekda Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP menegaskan bahwa pemenuhan Treshold UHC ini bukan sekadar urusan angka dan anggaran, tapi adalah komitmen moral dan janji pemerintah kepada rakyatnya.
"Pemenuhan Treshold UHC ini adalah komitmen kita bersama untuk memastikan seluruh masyarakat Padang Lawas mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan yang layak, tanpa terkendala biaya. UHC Non Cut Off adalah wujud nyata kehadiran negara dan pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat yang sedang sakit dan membutuhkan," tegas Sekda.
Sekda juga meminta dengan instruksi yang sangat serius kepada seluruh OPD terkait, khususnya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPKAD dan Bappeda untuk serius, detail, dan transparan menghitung kebutuhan anggaran *PBPU BP Pemda Tahun 2027 agar target Treshold UHC 2027 dapat tercapai 100 persen. Jangan sampai ada warga yang tercecer.
Sekda berharap melalui rapat koordinasi ini, Kabupaten Padang Lawas dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan predikat UHC Non Cut Off yang telah diraih dengan susah payah selama ini. Jangan sampai turun, harus naik.
"Harapan kita untuk Kabupaten Padang Lawas dengan tercapainya UHC 100% adalah seluruh penduduk Padang Lawas terdaftar sebagai peserta aktif JKN. Masyarakat Sehat dan Sejahtera. Tidak ada lagi masyarakat kita yang takut berobat karena tidak memiliki biaya. Semua dilayani dengan baik, cepat, dan ramah," ujar Sekda yang disambut anggukan setuju peserta rapat.
"Pelayanan Kesehatan Semakin Optimal. Dengan dukungan anggaran PBPU BP Pemda yang terencana, pelayanan di Puskesmas dan Rumah Sakit semakin berkualitas, obat-obatan tersedia, dokter siaga," sambungnya.
"Padang Lawas Maju sejalan dengan visi Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, kesehatan adalah pondasi utama pembangunan manusia yang unggul dan berdaya saing. Kalau masyarakatnya sehat, Padang Lawas pasti maju," tutup Sekda.
Rapat koordinasi berlangsung sangat intensif, alot, dan penuh semangat dengan diskusi strategi pencapaian Treshold UHC 2027 antara Pemkab Padang Lawas dan BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan. Saling lempar data, saling hitung anggaran, demi satu tujuan: rakyat sehat.
Turut hadir dalam rapat yang sangat menentukan masa depan kesehatan Padang Lawas ini *Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPKPAD (Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah), Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas PMD* dan para undangan terhormat lainnya dari BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan.
Dengan rakor ini, Pemkab Padang Lawas optimis di tahun 2027 predikat UHC Non Cut Off 100% akan tetap dipertahankan, dan masyarakat Padang Lawas bisa berobat gratis, mudah, dan bermartabat.
Penulis : Subandi







