Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Proyek Drainase Desa Negeri Katon Dipertanyakan, Pondasi “Menggantung” dan Kualitas Pekerjaan Diragukan

AwjTV
Kamis, 22 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-22T06:05:44Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??




PESAWARAN —mata-publik.net- Proyek pembangunan saluran drainase dan talud di ruas jalan Branti–Gedong Tataan, Desa Negeri Katon, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, menjadi sorotan. Proyek yang bersumber dari anggaran tahun 2026 dengan nilai Rp98.984.739,00 tersebut dilaksanakan oleh CV. Sumber Karya Abadi atas penugasan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung.


Sorotan muncul setelah tim investigasi menemukan sejumlah kondisi fisik pekerjaan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius, terutama pada bagian pondasi talud yang terlihat tidak tertanam sempurna.


Pondasi Talud Diduga Menggantung

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, sebagian pondasi talud terlihat berada di atas permukaan tanah dan bebatuan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kedalaman pondasi serta kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.


Selain itu, terlihat rongga dan celah pada bagian bawah struktur. Sejumlah sambungan batu juga tampak renggang, sementara adukan semen di beberapa bagian terlihat kurang padat.


Temuan tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai kekuatan konstruksi, khususnya ketika saluran menghadapi aliran air dengan debit tinggi saat hujan deras.


Dalam penelusuran di lokasi, kepala tukang yang ditemui tim mengaku tidak menerima gambar kerja maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Menurut keterangannya, ia hanya diberi informasi mengenai perkiraan kedalaman pekerjaan. Ia juga mengaku bahwa pekerjaan tersebut bukan bidang yang biasa dikerjakannya.


Keterangan tersebut perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak pelaksana guna memastikan bagaimana pekerjaan dilaksanakan dan apakah terdapat petunjuk teknis yang menjadi acuan di lapangan.


Kualitas Pekerjaan dan Pengawasan Dipertanyakan


Kondisi fisik yang ditemukan di lokasi memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian pelaksanaan proyek dengan spesifikasi teknis dan perencanaan yang telah ditetapkan.


Dugaan adanya pengurangan material maupun biaya yang berpotensi memengaruhi kualitas pekerjaan juga perlu ditelusuri lebih lanjut. Namun, dugaan tersebut memerlukan pemeriksaan dokumen anggaran, volume pekerjaan, spesifikasi teknis, serta hasil audit dari pihak berwenang untuk memastikan kebenarannya.


Selain pelaksana proyek, fungsi pengawasan juga menjadi perhatian. Pengawasan teknis diperlukan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai perencanaan dan standar yang berlaku.


Karena itu, pihak terkait diharapkan memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengawasan, pemeriksaan kualitas material, serta kesesuaian konstruksi dengan gambar kerja dan spesifikasi teknis proyek.


Warga Khawatir terhadap Ketahanan Talud


Kondisi pondasi yang terlihat di lapangan turut memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap ketahanan bangunan, terutama ketika hujan deras berpotensi meningkatkan aliran air di sekitar saluran.


“Warga khawatir jika hujan deras datang, talud ini bisa longsor karena pondasinya tidak kuat menancap. Uang rakyat harus dikelola dengan benar, bukan untuk kepentingan perorangan,” ujar seorang warga.


Masyarakat berharap proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut benar-benar dikerjakan dengan mengutamakan kualitas, ketahanan konstruksi, dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dinas Diminta Melakukan Pemeriksaan

Masyarakat meminta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung melakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh terhadap pekerjaan drainase dan talud tersebut.


Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kedalaman pondasi, kualitas pasangan batu, penggunaan material, volume pekerjaan, serta kesesuaian pelaksanaan dengan dokumen perencanaan.


Apabila ditemukan ketidaksesuaian, pihak terkait diharapkan mengambil langkah perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Evaluasi terhadap pelaksanaan dan pengawasan proyek juga diperlukan agar kualitas pembangunan infrastruktur yang dibiayai dari anggaran pemerintah tetap terjaga.


Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak CV. Sumber Karya Abadi maupun konsultan pengawas terkait temuan di lapangan. Konfirmasi kepada pihak-pihak terkait tetap diperlukan untuk memperoleh penjelasan yang berimbang mengenai pelaksanaan proyek tersebut.


Andi W 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan