INDRAMAYU,- MATA-PUBLIK.NET ,- Bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto kembali disalurkan untuk para tukang becak di Kabupaten Indramayu. Pada penyaluran tahap kedua ini, sebanyak 220 unit becak listrik diserahkan dan dipusatkan di pabrik Dukuh pa kerupuk, , pada Sabtu (24/10/2026).
Secara keseluruhan, Kabupaten Indramayu telah menerima lebih dari 320 unit becak listrik, menjadi salah satu penerima terbanyak di Jawa Barat.
Acara penyerahan dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Ketua DPD Gerindra Jawa Barat yang juga anggota DPR RI H. Kasan Basari, serta perwakilan dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) selaku penyalur bantuan, Ibu Ana Setiawati.
Dalam sambutannya, perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Ana Setiawati, berpesan agar becak listrik tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang penghasilan keluarga.
"Becak ini agar dipakai sebaik mungkin untuk penghasilan keluarga Bapak. Dan jangan dijual, disewakan, digadaikan, atau dipindahtangankan," ujarnya.
Sementara itu, H. Kasan Basari menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian Presiden Prabowo terhadap rakyat kecil.
"Harus dirawat dan dijaga. Pak Prabowo itu amat sangat peduli dengan rakyat. Pak Prabowo paham dengan kondisi bangsa dan negara. Negaranya kaya, rakyatnya masih banyak masalah. Maka itulah semangat peduli Pak Prabowo kepada rakyat dengan menciptakan program bantuan untuk rakyat," kata Kasan.
Kasan menambahkan, pihaknya akan terus mengkomunikasikan agar bantuan serupa dapat kembali disalurkan di tahap selanjutnya.
Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas bantuan tersebut. Menurutnya, becak listrik ini bukan sekadar bantuan perorangan, melainkan bantuan untuk satu keluarga, terutama bagi para pengemudi yang sudah lanjut usia (lansia) dan pra-lansia.
"Luar biasa. Saya atas nama pemerintah daerah Kabupaten Indramayu mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Indramayu sudah menerima 320 unit lebih, ini salah satu terbanyak di Jawa Barat. Tentu ini berkat usaha jemput bola dari Pak H. Kasan Basari," ujar Lucky.
"Ini bagus sekali, bukan sekadar bantuan becak kepada satu orang, tapi bantuan untuk sekeluarga. Banyak penerimanya lansia dan pra-lansia. Semakin tua tenaga semakin lemah, Presiden Prabowo tentu akan memahami tentang hal itu. Dengan becak listrik ini, mereka tidak terlalu menggunakan tenaga," lanjutnya.
Terkait larangan jual beli, Lucky menegaskan aturan tersebut penting agar bantuan tepat sasaran.
"Kalau dijual nanti akhirnya dikapitalisasi, muncul bos-bos becak, ujung-ujungnya tidak sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Jadi sudah tepat tidak boleh dijual, disewakan, atau digadaikan. Kalau memang sudah tidak mau, kembalikan ke pendata," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Indramayu, kata Lucky, juga akan berkoordinasi dengan Dishub untuk membantu menyediakan port pengecasan gratis di titik-titik mangkal becak listrik. Pungkasnya.












