Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

BESTARI-Saintek Gebrak Pelayanan Publik Inklusif: Bahasa Isyarat Jadi Jembatan Kesetaraan di Kabupaten Tegal

Eka
Minggu, 30 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-30T14:28:25Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


Tegal, Matapublik.net — Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Tim Riset Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (BESTARI-Saintek) terus memperkuat langkah menuju pelayanan publik yang inklusif, aksesibel, dan setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Bahasa Isyarat bagi Operator dan Pelayan Publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal yang berlangsung di Gedung Dadali Pemerintah Kabupaten Tegal, Slawi.

Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas aparatur, khususnya operator dan petugas pelayanan publik, agar mampu membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat tuli maupun penyandang disabilitas yang memiliki kebutuhan komunikasi khusus.

Penguasaan bahasa isyarat diharapkan tidak sekadar menjadi keterampilan tambahan bagi aparatur, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, humanis, empatik, dan bebas diskriminasi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Program BESTARI-Saintek yang sebelumnya telah melaksanakan sejumlah program pendukung, di antaranya pembuatan Bank Video bersama relawan tuna rungu dan tuna wicara, Workshop Penyusunan SOP Inklusif, serta Penyusunan Modul Pelatihan Petugas Layanan Inklusif.

Anggota Tim Riset BESTARI-Saintek, Dra. Sri Sutjiatmi, M.Si., mengatakan pelatihan bahasa isyarat merupakan tahapan lanjutan untuk memastikan berbagai perangkat yang telah dikembangkan melalui program tersebut dapat diterapkan secara nyata dalam pelayanan publik.

“Kami sudah melakukan kegiatan bank video, workshop SOP, dan penyusunan modul. Hari ini kami melanjutkan dengan pelatihan khusus bagi Bapak-Ibu yang memberikan pelayanan kepada masyarakat tuli. Semua masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan publik yang baik bukan hanya mengenai kecepatan dan ketepatan administrasi, tetapi juga kemampuan pemerintah memastikan setiap warga dapat berkomunikasi dan memperoleh hak pelayanan tanpa hambatan.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Tegal diharapkan semakin siap membangun ekosistem pelayanan publik yang tidak hanya hadir untuk masyarakat secara umum, tetapi juga mampu mendengar mereka yang tidak dapat mendengar, memahami mereka yang memiliki keterbatasan komunikasi, serta memastikan tidak seorang pun merasa tertinggal dalam memperoleh pelayanan pemerintah.

Program BESTARI-Saintek menjadi salah satu langkah konkret untuk menghadirkan wajah pelayanan publik yang lebih setara, inklusif, dan berorientasi pada kemanusiaan di Kabupaten Tegal.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan