KENDARI – mata-publik.net
Persiapan pelaksanaan tradisi Haroano Lipu tahun 2026 terus dimatangkan. Salah satu langkah yang dilakukan jajaran perangkat adat Sara Bharata Kulisusu adalah bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, di ruang kerjanya, Senin (21/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan Haroano Lipu yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 5 November 2026.
Dalam pertemuan itu, Hugua menyampaikan dukungan terhadap pelestarian tradisi dan warisan leluhur masyarakat Kulisusu.
Ia dikabarkan bersedia menghadiri kegiatan tersebut apabila mendapatkan undangan resmi dari panitia pelaksana.
Hugua juga menilai tradisi seperti Haroano Lipu penting untuk terus dilestarikan karena merupakan bagian dari kekayaan budaya Kulisusu yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tidak dapat diukur dengan materi.
Dukungan tersebut menjadi angin segar bagi panitia yang tengah mempersiapkan rangkaian kegiatan Haroano Lipu 2026.
Ketua Panitia Haroano Lipu, La Ode Herman Iskandar, mengatakan pelaksanaan kegiatan nantinya tidak hanya berfokus pada ritual adat sebagai agenda utama, tetapi juga akan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan kebudayaan dan hiburan masyarakat.
“Di luar kegiatan pokok ritual adat, akan ada rangkaian pagelaran seni tari tradisional, olahraga tradisional, serta kirab budaya,” ujar Herman.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat, wisatawan, maupun pengunjung dari luar daerah, bahkan mancanegara.
Ke depan, kata Herman, Haroano Lipu diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Kabupaten Buton Utara.
“Wisata budaya itu tidak bisa dibangun secara tiba-tiba. Kita mulai dari sekarang dengan menjaga tradisi, mengemasnya dengan baik, dan memperkenalkannya kepada masyarakat luas,” katanya.
Sementara itu, Lakino Kulisusu La Ode M. Darlan, SKM., menyampaikan terima kasih atas sambutan dan penerimaan Wakil Gubernur Sultra terhadap rombongan perangkat adat Sara Bharata Kulisusu.
Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan dukungan terhadap upaya pelestarian tradisi adat Kulisusu.
Rangkaian persiapan Haroano Lipu 2026 sebelumnya juga dilakukan melalui silaturahmi dengan Sekretaris Majelis Adat Keraton Nusantara Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Muslimin.
Pertemuan dan komunikasi dengan sejumlah pihak tersebut diharapkan semakin memperkuat persiapan pelaksanaan Haroano Lipu 2026 sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pengenalan budaya Kulisusu kepada masyarakat di luar daerah.
Haroano Lipu bukan sekedar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merawat identitas, sejarah, dan warisan leluhur masyarakat Kulisusu agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.







