PADANG LAWAS - Mata - Publik.net_
Jarum jam merambat pelan melewati pukul sebelas malam di Padang Lawas. Saat roda ekonomi ibu kota kabupaten mulai melambat dan pintu-pintu rumah terkunci rapat, deru sepeda motor Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal justru membelah hening.
Dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus, personel URC Polres Padang Lawas menyisir sudut-sudut kota pada Sabtu (5/9/2026) pukul 23.00 WIB hingga Minggu dini hari (6/9/2026) pukul 03.00 WIB. Patroli malam Minggu itu digelar untuk memastikan keamanan warga sekaligus memangkas ruang gerak kejahatan jalanan.
Di bawah temaram lampu jalan yang redup dan udara dini hari yang menusuk, sorot lampu kendaraan dinas menyapu gang-gang sepi yang kerap jadi titik rawan. Sasaran utama patroli bukan hanya C3: pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Petugas juga menyisir potensi kerawanan sosial yang sering tersembunyi di balik gelapnya malam.
Langkah patroli terhenti di sebuah sudut gelap ketika petugas melihat sekumpulan remaja bergerombol dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah didekati, salah satu dari mereka kedapatan menghirup uap menyengat dari kaleng lem kambing yang dibungkus plastik transparan.
Tidak ada bentakan maupun tindakan represif. Alih-alih, petugas memilih pendekatan humanis. Para remaja itu ditegur keras, diberi nasihat, dan diingatkan akan bahaya zat tersebut bagi masa depan mereka.
"Kami membubarkan tongkrongan tersebut, meminta anak-anak itu bergegas pulang ke rumah masing-masing," ujar AKP Irwansah Sitorus mewakili Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto.
Penyisiran berlanjut hingga menjelang pukul tiga subuh. Di lokasi lain yang sepi, petugas kembali menemukan kawanan remaja yang asyik membuat konten menari untuk media sosial dengan bantuan kamera ponsel, tanpa menyadari potensi bahaya di sekitar mereka. Mereka juga diminta segera membubarkan diri dan pulang.
Menurut Irwansah, pendekatan persuasif sengaja dikedepankan. Tujuannya merangkul generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam kenakalan jalanan maupun penyalahgunaan zat berbahaya.
"Patroli seperti ini akan terus kami lakukan. Kehadiran polisi bukan hanya untuk menindak, tapi juga membimbing dan menjaga," jelasnya.
Aksi URC malam itu menjadi potret bagaimana aparat berupaya menjaga kota tidak hanya dari kejahatan, tetapi juga dari potensi rusaknya generasi muda. Patroli memang berakhir seiring terbit fajar, namun upaya Polres Padang Lawas untuk merajut rasa aman dan memelihara harapan bagi warga, khususnya anak-anak muda, disebut tidak akan pernah berhenti.
Hingga patroli selesai, tidak ditemukan tindak pidana menonjol. Situasi di wilayah hukum Polres Padang Lawas terpantau kondusif,"pungkas Irwansyah
( 008. Subandi )







