Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Razia Kasih Sayang di Padang Lawas: 24 Pelajar Diamankan, Satpol-PP Tegaskan Ini Bukan Hukuman_

subandibandi77717@gmail.com
Rabu, 02 September 2026
Last Updated 2026-09-02T10:54:53Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


PADANG LAWAS-mata-publik.net_
  
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui aksi humanis bertajuk "Razia Kasih Sayang". Kegiatan ini digelar langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Lawas pada Rabu, 02 September 2026, dan menyasar dua wilayah, yakni Kecamatan Barumun dan Kecamatan Barumun Selatan.

Razia dipimpin langsung oleh Kepala Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Padang Lawas, Agus Saleh, SH., MM. Berbeda dengan razia penertiban pada umumnya, kegiatan kali ini mengedepankan pendekatan persuasif dan pembinaan.

Amankan 24 Pelajar di Jam Sekolah
Dalam operasi yang dimulai sejak pagi hari itu, petugas menyisir sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi nongkrong pelajar saat jam belajar berlangsung. Hasilnya, sebanyak 24 orang siswa dari berbagai jenjang sekolah berhasil diamankan.

Para siswa tersebut kedapatan berada di luar sekolah pada jam pelajaran, ada yang sedang berkumpul di warung, tempat umum, hingga di pinggir jalan.

"Dalam kegiatan Razia Kasih Sayang ini, kami telah mengamankan 24 orang siswa dari berbagai sekolah. Setelah dilakukan pembinaan, selanjutnya mereka kami serahkan kembali kepada pihak sekolah masing-masing," ujar Kasatpol-PP Agus Saleh kepada awak media di sela-sela kegiatan.

Menurut Agus, seluruh siswa yang diamankan tidak dikenai sanksi denda maupun tindakan represif. Mereka terlebih dahulu diberikan arahan, nasihat, serta pembinaan karakter oleh petugas sebelum dipulangkan dan diserahkan ke pihak sekolah.

Agus Saleh menegaskan bahwa nama "Razia Kasih Sayang" dipilih sengaja untuk menegaskan filosofi di balik kegiatan tersebut.

"Ini namanya Razia Kasih Sayang. Kita bina, kita arahkan, supaya anak-anak kita kembali ke sekolah dan belajar dengan baik," tegasnya.

Ia menjelaskan, tujuan utama razia ini adalah mencegah pelajar terjerumus ke dalam kegiatan negatif selama jam sekolah. Mulai dari bolos, tawuran, penyalahgunaan gadget yang tidak tepat, hingga hal-hal yang lebih berbahaya seperti pergaulan bebas.

"Kami tidak ingin ada anak-anak kita yang masa depannya rusak hanya karena salah pergaulan di jam sekolah. Satpol-PP hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk merangkul dan mengingatkan," lanjutnya.


Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE. Melalui Satpol-PP, Bupati menyampaikan imbauan khusus kepada seluruh elemen masyarakat.

"Kepada kita semua terutama orang tua murid dan para guru, mari kita awasi anak-anak kita. Jangan sampai mereka terjerumus kepada hal-hal yang tidak kita inginkan. Terutama judi dan narkoba," pesan Bupati.

Bupati menekankan bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan. Pengawasan yang ketat di rumah dan di sekolah diyakini dapat meminimalisir potensi pelajar terlibat kegiatan yang merugikan diri sendiri.


Pemkab Padang Lawas menyatakan bahwa "Razia Kasih Sayang" tidak akan berhenti di Barumun dan Barumun Selatan saja. Kegiatan serupa akan dilakukan secara rutin dan bergilir ke kecamatan-kecamatan lain di wilayah Padang Lawas.

"Kami berkomitmen akan terus melakukan kegiatan serupa secara rutin dan bersinergi dengan Dinas Pendidikan, Sekolah, serta Aparat Keamanan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif," jelas Agus Saleh.

Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan efek jera secara positif. Dengan adanya pembinaan berkelanjutan, diharapkan angka bolos sekolah dan kenakalan remaja di Padang Lawas dapat ditekan.

Aksi "Razia Kasih Sayang" ini pun mendapat respons positif dari sejumlah kepala sekolah dan warga. Mereka menilai pendekatan humanis yang dilakukan Satpol-PP lebih efektif dibandingkan penindakan keras, karena menyentuh sisi edukasi dan kepedulian.

Dengan semangat pembinaan, Pemkab Padang Lawas berharap generasi muda di Bumi Sangkumang Boru ini dapat tumbuh menjadi pelajar yang disiplin, berprestasi, dan terbebas dari pengaruh negatif. ( 008. Subandi )

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan